HomeHow to BuySite MapAbout UsContact Us Popok Kain terbukti lebih SEHAT, lebih HEMAT & Ramah Lingkungan, Goo..Green Moms
www.grosirdiaper.com
Shopping Cart
shopping cart 0 item
Testimonial
fadya
Aku pengen jadi reseller deh,tapi berapa modal awalnya ya?trs caranya bagaimana,

Aris maryanto
Aku blm coba, tp dr testimoni aku baca menunjukkan diapers ini top markotop. Gmn cara untuk jadi agen/sales untuk daerahku

Rosantin
Pertama kali memakaikan coolababy untuk putriku di malam hari dengan 2 insert hasilnya cukup memuaskan, sama sekali tidak tembus cukup tahan sampai pagi.Yang lebih melegakan putriku tidak kena ruam po... detail

Susan
Thanks yah buat grosirdiaper.com dalam 2 hari kerja Coolababynya sudah sampai di Jogyakarta ,,layanan cepat dan ramah..

» isi testimonial
» lihat testimonial
News
4 Februari 2011
Bahaya Dioxin pada Pembalut Wanita
Pembalut wanita Tanpa disadari, ternyata justru menjadi salah satu penyebabpenyakit kewanitaan dengan ditemukannya zat DIOXIN pada benda sahabat wanita itu. Menurut WHO bahwa zat DIOXIN dapat menyebabkan kanker. detail

23 Agustus 2010
Menghemat Biaya Dengan Menggunakan Popok Kain
Popok plastik sekali-pakai mahal nilainya, tidak hanya bagi bayi yang secara konstan terkontaminasi bahan kimia, tetapi juga bagi kami, para orang tua. Seorang bayi memakai popok antara 7,000 sampai 9,000 buah (10 popok sehari bagi bayi yang baru lahir detail

23 Agustus 2010
Saatnya Beralih Ke Popok Kain / Cloth Diaper (2)
Setelah menggunakan popok kain selama musim panas, iritasi anak perempuan saya sangat jauh berkurang,walaupun belum sepenuhnya menghilang. Ruamnya mereda sejalan dengan kelancaran sirkulasi pada popok kain. detail

23 Agustus 2010
Mengapa Anak Harus Menggunakan Popok Kain / Cloth Diaper
Epochtimes.co.id) Setahun lalu, saya membaca sebuah artikel di Epoch Times mengenai popok kain yang menarik minat saya. Pokok bahasannya bukan tentang bagaimana menggunakan popok instan (diapers). Melainkan, tentang jangan menggunakannya. detail

23 Agustus 2010
Mengapa Anak Harus Memakai Popok Kain / cloth Diaper (2)
Ketika saya melakukan pencarian tentang popok kain berkualitas bagus untuk putri kecil saya, secara tidak sengaja saya mendapatkan beberapa informasi yang sangat menarik tentang bagaimana popok mempengaruhi lingkungan. detail

18 Juni 2010
FILOSOFI POPOK KAIN ANANNDAPERS
Ananndapers kami rancang dengan filosofi seperti mobil kijang dibuat pertama kali tahun 70-an: bisa memenuhi semua ekspektasi dan tahan banting detail

25 Mei 2010
Bahan Kimia Berbahaya dalam Disposal Diaper
Isu kenyamanan yang digencarkan oleh produsen diaper selalu berkisar pada masalah daya serap tinggi yang membuat kulit bayi tetap kering. detail

25 Mei 2010
Mengapa Memakai Popok Kain / Diaper
Istilah pampers lebih dikenal masyarakat ketimbang istilah popok sekali pakai, atau disposable diapers. detail

» index berita
Banner
Bahaya Pembalut Wanita
Search
Search:
News

Mengapa Anak Harus Menggunakan Popok Kain / Cloth Diaper

23 Agustus 2010

(Epochtimes.co.id)

Setahun lalu, saya membaca sebuah artikel di Epoch Times mengenai popok kain yang menarik minat saya. Pokok bahasannya bukan tentang bagaimana menggunakan popok instan (diapers). Melainkan, tentang jangan menggunakannya.

Pada saat itu saya sedang hamil empat bulan. Pikiran pertama saya adalah, "Wow, bayi tanpa popok! Sangat bagus bagi bayi untuk tidak memakai popok plastik karena akan mempengaruhi kulitnya." Ajaib bila seorang ibu bisa melatih bayinya untuk membuang air kecil di waktu-waktu tertentu dan tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli popok instan.

Ketika saya menceritakan hal ini pada suami saya, dengan seketika dia ingin kami mencobanya. Namun kami segera melupakan gagasan tersebut karena nampaknya terlalu banyak hal yang perlu ditangani dengan segala ketegangan yang kami alami ketika menjadi orang tua baru.

Meskipun begitu, terima kasih pada artikel ini, yang telah menanamkan ide alternatif pemberian popok pada bayi kami. Hal itu membuat saya berpikir, "Lantas apa pengganti terbaik untuk popok bayi?" Seperti sebuah inspirasi, jawaban datang pada saya dengan seketika: "popok kain".

Hambatan menggunakan popok kain

Pada awalnya, banyak asumsi negatif yang mencegah saya untuk memberikan popok kain pada putri saya. Popok kain memang nyaman, namun belum cukup untuk meyakinkan saya untuk mencobanya.

Membayangkan bagaimana tante saya yang memakaikan popok kain pada bayinya. Saya telah membantunya melipat, menumpuk, menyimpan, dan mengganti popok. Kadang-kadang si bayi begitu membasahi popoknya sampai-sampai orang yang menggendongnya turut basah. Saya teringat hal itu adalah saat-saat yang begitu merepotkan.

Saya mundur kembali begitu teringat ompolan yang rutin terjadi dan di saat-saat yang tak terduga. Belumlah cukup kerepotan itu, popok juga perlu dicuci dengan tangan (bukan dengan mesin cuci) dan kemudian secara terpisah direndam pada suhu mendidih ke dalam ember besar, untuk menyeterilkannya.

Visualisasi sistem kuno ini benar-benar memangkas harapan saya untuk mencoba popok kain, nampaknya hal itu terlalu berbahaya, dan saya panik. Saya mengatakan pada diri saya sendiri, "Saya tidak akan pernah dapat melakukan hal ini."

Namun pemikiran itu berakhir April lalu, setelah selama ini saya menggunakan popok instan pada bayi saya sejak dia lahir, secara serius saya mempertimbangkan untuk menggantinya dengan popok kain.

Ketika kami mengalami gelombang musim panas pertama kami, bagaimanapun, putri saya yang berusia 9 bulan menderita iritasi kulit yang parah dan permanen akibat popok instan. Saya menjadi waspada dan membawanya ke dokter spesialis anak-anak. Hal yang mengejutkan saya, dokter spesialis anak-anak tersebut merekomendasikan supaya saya mencoba popok kain untuk musim panas sebab kain akan terasa lebih dingin dan membantu mengurangi iritasi.

Menghadapi kebutuhan yang mendesak untuk segera mulai menggunakan popok kain, banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam kepala saya. Saya tidak mengenal satu orang pun yang menggunakan popok kain. Sejujurnya, saya pun tidak mengetahui bagaimana model popok kain modern saat ini. Seberapa higieniskah mereka? Di mana saya dapat membelinya, dan apakah popok kain cukup berguna? Mengapa semua orang tidak menggunakannya? Saya perlu menemukan jawaban secepatnya.

Pelajaran lebih lanjut

Untuk mempelajari bagaimana penggunaan popok kain di era popok instan dewasa ini, saya mencari informasi di internet, membaca artikel-artikel di majalah, dan berbicara dengan para pembuat popok kain dan ibu-ibu pengguna popok kain.

Saya benar-benar terkejut ketika saya menemukan banyak sekali situs di mana para orang tua berbagi pemahaman mereka, menceritakan pengalaman positif menggunakan popok kain, dan menyatakan bahwa mereka tidak pernah akan kembali menggunakan popok instan. Banyak situs berbasis bisnis yang dimiliki oleh para ibu (work-at-home moms atau WAHMS, ibu-ibu yang bekerja di rumah) yang membuat popok kain di rumah.

Saya dengan cepat mempelajari pro dan kontra dan mitos di balik penggunaan popok kain. Saya juga menjadi sadar akan beberapa detil yang tidak mengenakkan mengenai popok instan. Bahan kimia beracun yang mereka kandung, jutaan popok instan yang dibuang ke tanah kita setiap tahunnya, dan keprihatinan atas kesehatan lain.

Saya merasa wajib melakukan penelitian mengenai topik ini, dan penggunaan popok kain pada putri saya dengan cepat berubah, tidak sekedar mencari kenyamanan untuknya dan mengurangi iritasinya namun juga melindungi kesehatannya.


Bagikan informasi penting ini kepada teman dan keluarga anda dengan menekan TOMBOL Share Facebook di samping ini Share

 



Baca juga
  » 4 Februari 2011
Bahaya Dioxin pada Pembalut Wanita
Pembalut wanita Tanpa disadari, ternyata justru menjadi salah satu penyebabpenyakit kewanitaan dengan ditemukannya zat DIOXIN pada benda sahabat wanita itu. Menurut WHO bahwa zat DIOXIN dapat menyebabkan kanker.

  » 23 Agustus 2010
Menghemat Biaya Dengan Menggunakan Popok Kain
Popok plastik sekali-pakai mahal nilainya, tidak hanya bagi bayi yang secara konstan terkontaminasi bahan kimia, tetapi juga bagi kami, para orang tua. Seorang bayi memakai popok antara 7,000 sampai 9,000 buah (10 popok sehari bagi bayi yang baru lahir

  » 23 Agustus 2010
Saatnya Beralih Ke Popok Kain / Cloth Diaper (2)
Setelah menggunakan popok kain selama musim panas, iritasi anak perempuan saya sangat jauh berkurang,walaupun belum sepenuhnya menghilang. Ruamnya mereda sejalan dengan kelancaran sirkulasi pada popok kain.

  » 23 Agustus 2010
Mengapa Anak Harus Memakai Popok Kain / cloth Diaper (2)
Ketika saya melakukan pencarian tentang popok kain berkualitas bagus untuk putri kecil saya, secara tidak sengaja saya mendapatkan beberapa informasi yang sangat menarik tentang bagaimana popok mempengaruhi lingkungan.

  » 18 Juni 2010
FILOSOFI POPOK KAIN ANANNDAPERS
Ananndapers kami rancang dengan filosofi seperti mobil kijang dibuat pertama kali tahun 70-an: bisa memenuhi semua ekspektasi dan tahan banting

Information
6 user sedang online
Anda pengunjung ke-82,843
Junedi
junedigo
Sales & Marketing
grosirdiaper
Pembayaran
Bank Mandiri
Bank Mandiri
No Rek : 1090010022689
AN : Junedi Marsuga Gultom

BCA

Bank BCA
No. Rek : 0612423677
AN : Junedi Marsuga Gultom AMD


CIMB NIAGA
Cimb Niaga
No Rek : 2940101105187
AN : Junedi M. Gultom
Product Scroller
Others

ShoutMix chat widget
USD Calc
US$ x Rp. 9,000 =
Rp.  
Others
© 2010 www.grosirdiaper.com                   Email : grosirdiaper@yahoo.com
Telp : 0778-7206688                                         junedigo@yahoo.com
HP : 0812 7708355


Selamatkan Bu
mi Dari Pencemaran,,,Go Green,....Smile

JNEPCPPosRex

Toko Online